Senin, 25 Februari 2013

Dimana pelabuhan itu

 by : An Nisa

Batu yang dilempar memecahkan cermin tak berguna
Angin yang berlalu dengan waktu merontakan kibar bendera di tiang kalbu
Asap yang mengalun dari perapian rindu
Dan menghilang menguraikan tiap kenangan

Api membakar baju lama yang dikenakan
Saat datang hari besar dirayakan dari tiap kenangan
Air yang mengalir mengairi sawah impian
Dalam petak tanah kemarau

Ombak yang mengikis karang karang kesombongan
Tempat dewa dewa palsu dikultuskan
Sesungguhnya tanah tempat kelak menguburkan
Semua pengharapan dalam sepi

Matahari, cahaya
Tergenang di ceruk jiwaku, tempat senja akan bersujud
Dan sembahyang di pintu malam

Laut, angin mengantar ombak sampai ke pantai
Memupus tulis puisi di atas pasir
Aku berdiri di hadapannya sampai berdzikir

Tiba-tiba aku bagai nelayan mimpi
Mengarungi buasnya sang waktu
Berperahu dalam kotak peti mati
Dengan dayung keresahan selam ini

Kain kafan pun mengarahkan perjalanan
Dimana harus menemukan pelabuhan
Pelabuhan yang sangat menyejukkan jiwa

Tapi aku tak tahu, aku pun bertanya-tanya
Dimana pelabuhan itu ??

Adab Makan

Assalamualaikum Wr.Wb
Aan ada sedikit ilmu untuk diberikan tidak banyak tapi cukuplah untuk bermanfaat

Adab dalam makan
baiklah untuk pertama kali ada baiknya kita untuk selalu membersihkan diri kita sebelum makan, misalnya kita baru selesai bekerja ada baiknya untuk mencuci kaki, tangan dan sebagainya.
setelah itu jangan pernah membuat makanan menunggu kita namun kitalah yang menunggu makanan
selanjutnya untuk berdoa kepada Allah (doa sebelum makan seperti biasa) untuk diberikan barokah. supaya apa yang kita makan tidak dari hasil atu rejeki yang tidak halal
selanjutnya lebih baik untuk menggoreskan sedikit garam ke langit-langit mulut kita dengan satu jari. dimana garam ini membantu untuk menghindari kita dari berbagai macam penyakit
selanjutnya kita menirukan cara Nabi Muhammad SAW untuk menggunakan tiga jari saja saat makan. jadi untuk suapan pertama, kedua, dan ketiga kita makan dengan tiga jari selanjutnya terserah mau makan tiga atau empat atau lima jari. jangan terlalu banyak bercakap-cakap ketika makan karena akan mengganggu sistem pernafasan atau tersedak. jangan pernah menyisakan makanan atau nasi di tempat kita makan, harus habis semua. Insyaallah apa yang kita makan terakhir kali sangat barokah untuk kita.
selnjutnya setelah makan kita dianjurkan untuk menjilati jari sisa-sisa kita makan. karena dijari-jari kita terdapat enzim yang dihasilkan oleh kita, ketika dijilati maka enzim akan masuk ke dalam tubuh kita untuk membantu mencerna makanan yang masih keras. (ada doanya, tapi maaf Aan lupa, insyaallah nanti dicari).
selanjutnya untuk meminum secukupnya
berdoa sesudah makan dan mencuci tangan kita.

makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang
adapun untuk pria lebih baik makan dengan kaki kirinya dikebelakangkan(seperti solat) dan kaki kanannya didepan dan diangkat sejajar dengan dada. karena hal ini bisa membantu sistem pencernaan,. karen satu pertiga perut kita untuk air, satu pertiga untuk makanan, dan satu pertiga untuk udara. jadi semuanya tidak bercampur-campur
sedangkan untuk wanita duduk biasa atau duduk seperti duduk antara dua sujud.
selalulah makan dengan tangan kanan, jika menggunakan tangan kiri berarti kita sudah berbagi makanan dengan setan

hanya ini yang bisa Aan berikan, sedikit ilmu dan semoga bermanfaat,
dan selalulah bersodakoh