Minggu, 09 Januari 2011

Mohammad Nasuha




Full name : Mohammad Nasuha
Date of birth : September 15, 1984
Place of birth : Tangerang, Indonesia
Height : 1.72 m (5 ft 7 1⁄2 in)
Playing position : Defender
Current club : Persija Jakarta
Number 22
Senior career
Persikota
Sriwijaya FC
Persija Jakarta
National team
2009- Indonesia

muhammad Nasuha was raised by the club's name is nicknamed this magical baby, because a good game together persikota Tanggerang mulau name is known by the public, after a long wearing persikota Tanggerang muhhamad Nasuha continue his career with the Sriwijaya FC, although not always the top choice by coaches Sriwijaya but it did not deter her, because she could obtain Sriwijaya fc league title and Coppa Indonesia Indonesia, Rahmat Darmawan's move along to the capital city, Nasuha started to follow the footsteps of his coach, the decision to follow the footsteps of his coach finally sweet fruit, in addition to good penampilanya with Liverpool, now daia also become an important part of the red and white squad who are competing in the AFF Cup, Nasuha was irreplaceable in red and white squad, he has always been a major pilahan coach and always believed in full play in every game, because its contribution in the left sector Indonesia is now able to reach the top party and the chance to get trophies AFF AFF Cup title for the first time.


Nasuha, Anak Alim yang Kini Menjadi Bek Garuda

TEMPO Interaktif, Serang - Berawal dari mengikuti kejuaraan sepak bola antar kampung, Muhammad Nasuha, 26 tahun salah satu bek tim Garuda, kini dikenal sebagai pemain lini kiri yang siap menghadang kekuatan lawan. Pergerakan dan akselerasi pemain Persija Jakarta itu juga kerap mengancam pertahanan lawan. Meski tak mencetak gol dalam dalam piala AFF 2010, Nasuha merupakan salah satu bintang tim Garuda. Tak heran bila dia dianggap sebagai pemain serba-bisa.


Anak ke tiga dari tujuh bersaudara dari pasangan Muhammad Yasin, 55 tahun dan Siti Raisha 50 tahun, yang tinggal di Kampung Kamalaka, Desa Panggung Jati, Kecamatan Taktakan, Kota Serang itu juga dikenal sosok saleh. “Meski sejak usia tujuh tahun dia kerap mengikuti turnamen, Nasuha tidak pernah meninggalkan salat dan mengaji,” kata Siti Raisha, ibu Nasuha, kepada Tempo, Rabu, (22/12).

Pada tahun 2001, Muhammad Nasuha berganung dengan timnas. Kala itu, klub Krakatau Steel (KS) tertarik merekrut Nasuha karena melihat aksi-aksi Nasuha di turnamen antar-kampung. Sejak itu, karir Na¬suha terus meroket. Meski demikian, Nasuha tetap dikenal sebagai sosok yang ramah dan rendah hati.

Hal ini bisa dilihat dari keadaan rumah keluarga Nasuha di Taktakan, Kota Serang, yang terbilang cukup sederhana dan jauh dari kesan mewah. “Saya bangga dengan kerendahan hati anak saya. setiap kali ia mau bertanding, ia selalu menelepon orang tua untuk minta doa restu,” ujar Raisha saat ditemui di kediamannya.

Sejak kecil, Nasuha, sudah memperlihatkan bakatnya sebagai pemain bola. “Bahkan di berbagai even tingkat daerah aksinya selalu memukau para penonton,” kata Agum, salah seorang kawan bermain sepakbola semasa kecil.

Di mata adik-adiknya, Nasuha juga dikenal sebagai sosok panutan. “Sejak di SD hingga SMP, dia selalu menjadi juara kelas,” kata adik kandung Nasuha, Yanti Suyanti.

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar